Penyakit Gula Darah

Penyakit Gula Darah

Memahami Penyakit Gula Darah

Penyakit gula darah adalah penyakit yang cukup berbahaya dan mematikan yang hingga kini belum ada obat yang paling ampuh yang dapat mengatasinya dengan tuntas. 

Di negara kita angka kematian yang disebabkan oleh gangguan diabetes masih cukup tinggi.

Jumlah penderita gula darah di Indonesi masih tergolong banyak dan ada kecenderungan meningkat. Oleh karena itu perlu kewaspadaan bagi siapa saja terhadap penyakit ini.

Walaupun penyakit ini tidak menular namun ada baiknya bagi kita untuk mengenali sedini mungkin gejala-gejala penyakit ini. Karena faktanya penyakit ini bisa menyerang siapa saja baik tua maupun muda.

Penyakit ini dapat memicu penyakit yang lain apabila penderita tidak peduli dan tidak bersungguh-sungguh menanganinya.

Gula Darah

Istilah gula darah pada ilmu kedokteran merujuk pada kadar glukosa dalam darah. Jumlah atau kadar gula darah diatur dalam tubuh.

gula darah


Sel-sel dalam tubuh memperoleh energi dari glukosa yang diedarkan melalui darah.

Kadar gula darah naik setelah kita makan. Dan pada pagi hari biasanya tingkat gula darah ada pada posisi yang terendah.

Kegagalan dalam mengatur kadar gula darah oleh tubuh menyebabkan munculnya penyakit diabetes mellitus.

Seseorang disebut mengidap diabetes apabila kadar gula dalam darahnya di atas 126 mg/dl ketika puasa. Dan dalam tidak puasa kadar gula darahnya 200 mg/dl.

Tapi, pada umumnya gejala diabetes baru tampak apabila gula darah lebih dari 270 mg/dl.

Kadar gula darah yang sangat tinggi bisa menimbulkan rusaknya selubung syaraf. Tandanya biasanya merasa kesemutan atau rasa panas terbakar pada ujung jari tangan maupun kaki.

Tingginya kadar gula darah juga dapat merusak proses penyaringan di organ ginjal. Hal ini bila tidak diantisipasi dan diatasi dengan sungguh-sungguh dapat menimbulkan gagal ginjal.

 

Penderita Kencing Manis

Sebagian besar penderita adalah orang yang sudah lanjut usia. Karena kelompok ini secara fisik mengalami penurunan fungsi organ tubuh.

Meskipun faktor usia bukan satu-satunya penentu penyebab penyakit ini. Namun kelompok usia lanjut memiliki resiko yang lebih tinggi dibanding kelompok usia muda.

Penyakit kencing manis atau gula merupakan gangguan yang dialami oleh seseorang karena meningkatnya kadar gula darah akibat kurangnya insulin dalam tubuh. Bisa jadi produksi insulin kurang atau kualitas insulinnya yang rendah.

Penderita kencing manis akan merasa lemas karena tidak memiliki energi yang cukup. Hal ini disebabkan karena tubuh tidak mampu memanfaatkan glukosa dalam darah untuk dijadikan energi.

Kelebihan glukosa dalam darah dapat menimbulkan berbagai masalah. Kekurangan cairan, kejang-kejang adalah sebagian dari masalah yang timbul.

Peningkatan kadar gula darah yang terus menerus dapat menimbulkan komplikasi dan dapat merusak pembuluh darah, sistem saraf, ginjal, jantung dan mata.

Penderita penyakit gula sangat beresiko menderita masalah pada jantung dan otak.

Stroke dapat timbul ketika aliran darah ke otak mengalami gangguan karena penyumbatan pembuluh darah ke otak.

Tanda Awal Penyakit Gula

Hal-hal yang sepele yang terjadi pada kulit Anda perlu diwaspadai. Gejala seperti warna kulit menjadi gelap, bersisik atau keriput bisa jadi tanda awal gangguan diabetes.

Gejala awal juga ditandai dengan menurunnya sistem kekebalan tubuh sehingga jamur ataupun bakteri dan virus mudah menginfeksi tubuh. Mikroorganisme itu memerlukan glukosa untuk energi.

Infeksi bisa berkembang di daerah hangat atau lembab semisal di lipatan kulit. Jari tangan, jari kaki, ketiak dan sekitar alat kelami bisa menjadi tempat tumbuhnya mikroorganisme ini.

Diabetes bisa mengurangi imunitas seseorang. Sehingga kemampuan tubuh untuk melawan infeksi menjadi turun.

Tingginya kadar gula darah dapat mempengaruhi aliran darah yang bisa menyebabkan rusaknya sel-sel saraf tubuh. Hal ini mengakibatkan gangguan pada proses penyembuhan luka pada tubuh.

Jika Anda mengalami luka yang tidak cepat sembuh dan bertambah buruk maka segera konsultasikan dengan dokter.

Gejala Kencing Manis

Salah satu tanda lain seseorang menderita diabetes adalah menurunnya berat badan secara drastis.

Penderita diabetes biasanya cepat merasa lelah dan lemas walaupun tidak sedang melakukan aktivitas yang berat.

Perubahan pada air seni juga bisa menjadi tanda seseorang mengalami diabetes atau tidak.

Untuk penderita diabetes, urin akan tampak terdapat keton yang nampak oleh mata. Keton ini adalah hasil dari proses metabolisme otot dan lemak yang terbentuk karena rendahnya produksi insulin.

Diabetes juga bisa berdampak pada penglihatan seseorang. Pandangan yang kabur bisa menjadi salah satu gejala yang perlu diwasapadai.

Luka-luka yang sukar sembuh juga salah satu bagian dari gejala diabetes.

Pada umumnya penderita diabetes sering buang air kecil pada waktu malam, cepat haus, tubuh lemas, merasakan kesemutan dan munculnya borok di kaki atau luka yang susah sembuh.

Jenis diabetes

Ada 2 tyipe diabetes.

Diabetes tipe 1 muncul akibat sistem kekebalan tubuh seseorang menyerang sel-sel pankreas penghasil insulin. Akibatnya kadar gula darah meningkat dan terjadilah kerusakan pada bagian bagian tubuh.

Diabetes tipe 2 lebih sering dijumpai. Pada tipe ini sel-sel tubuh kurang sensitif terhadap insulin, akibatnya insulin tidak dapat bekerja dengan maksimal.

Membiasakan Gaya Hidup Sehat

Pola makan, aktivitas fisik dan gaya hidup mempunyai pengaruh terhadap timbulnya penyakit ini. Oleh karena itu penting sekali untuk menjaga pola makan, aktivitas dan gaya hidup terutama pada orang yang telah berusia lanjut.

Hindari kebiasaan makan makanan dengan kadar gula dan kolesterol tinggi. Kemudian imbangi dengan berolah raga secara teratur sesuai dengan usia Anda.

Tidak perlu untuk menunggu datangnya gejala diabetes untuk memperbaiki pola makan dan gaya hidup Anda.

Karbohidrat dalam Makanan

Makanan yang mengandung karbohidrat akan diolah oleh tubuh menjadi glukosa. Lalu darah akan mendistribusikan glukosa itu ke seluruh sel tubuh dengan bantuan insulin menjadi sumber energi.

Bagi penderita diabetes, glukosa sukar masuk ke dalam sel karena minimnya insulin dalam tubuh. Dengan demikian kadar gula dalam tubuh menjadi tinggi.

Pola makan sangat berpengarus pada peningkatan gula darah.

Nasi yang baru matang juga memiliki kadar gula yang tinggi. Maka untuk penderita diabetes disarankan untuk menghindarinya.

Minuman yang mengandung kadar gula tinggi juga hendaknya dihindari.

Efek Penyakit Gula Darah

Penanganan yang tidak serius terhadap penyakit gula darah dapat berakibat ke masalah yang lain. Gangguan penglihatan, katarak, penyakit jantung, penyakit ginjal, impotensi, luka yang sulit sembuh, infeksi paru-paru, stroke dan sebagainya adalah efek dari diabetes.

Akibat yang ditimbulkan oleh diabetes memang sangat luas dan dapat menimbulkan komplikasi. Resikonya sangat besar dan siapapun tentu tidak ingin mengalaminya.

 

Pencegahan Untuk Menghindari Penyakit Gula Darah

Anda dapat mengetaui kadar gula darah Anda dengan melakukan tes darah atau urin.

Yang fatal adalah bahwa sebagian besar orang mengetahui dirinya menderita gula darah setelah keadaannya parah. Sehingga penanganannya lebih sulit dan tidak mudah untuk penyembuhannya.

Pemeriksaan yang komplit perlu Anda lakukan sedini mungkin.

Untuk mencegah penyakit gula maka ada baiknya bagi kita untuk mengendalikan mengkonsumi makanan yang manis.

Lakukanlah olah raga secara teratur supaya energi dalam tubuh dapat bermanfaat secara optimal.

 

Fitabets

Fitabets adalah salah satu produk herbal dari CV Naturafit yang memiliki manfaat untuk menurunkan gula darah. Maka produk ini sangat berguna bagi penderita diabetes.

Produk ini merupakan obat herbal 100% alami. Dan ia berkhasiat untuk mengobati kencing manis atau diabetes dengan cara menurunkan kadar gula dalam darah. Kemudian dengan efektif ia akan menghilangkan gejala-gejalanya.

Fitabets merupakan hasil pengelolaan dari 100% tumbuh-tumbuhan alami. Dan proses ektraksinya bertujuan untuk mengoptimalkan khasiat tumbuh-tumbuhan. Serta dengan demikian memudahkan untuk penyerapan dan pengeluaran oleh tubuh tanpa mengkhawatirkan. Sehingga tanpa menimbulkan efek samping dari penimbunan dan kerusakan pada ginjal dan organ lain.


fitabets


 

Manfaat Fitabets:

Pertama, menurunkan dan menstabilkan kadar gula darah.
Kedua, memperbaiki fungsi pankreas.
Ketiga, mempercepat penyembuhan luka diabetes.
Empat, memperbaiki gairah seksual yang menurun akibat diabetes.

Kandungan Fitabets

Mengandung senyawa flanoid yang dapat menurunkan kadar gula darah. Sebagaimana yang disebutkan dalam penelitian. Bahwa Physalis angulata fructus memiliki kandungan senyawa flanoid yang berfungsi menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes dan menurut sutjiatmo, herba Physalis angulata fructus cukup membantu menstabilkan kadar gula darah.

Plantago mayor memiliki kandungan vitamin C dapat membantu mengobati diabetes dan meningkatkan daya tahan tubuh penderita diabetes.

Physalis angulata memiliki fungsi untuk menstabilkan kadar gula darah. Menurut Dr. Dika, herba physalis angulata cukup membantu menstabilkan kadar gula darah. Sehingga sediaan kapsul herba tersebut menjadi pilihan yang mudah untuk digunakan. Dan untuk meningkatkan sinergi khasiatnya memang diperlukan beberapa kombinasi dengan herbal lain seperti Azadirachta indica. Dan Naturafit Fitabets memiliki kombinasi antara Physalis angulata dan Azadirachta indica yang dapat meningkatkan sinergi khasiatnya sebagaimana yang disebutkan oleh Dr. Dika.

Azadirachta indica berfungsi menurunkan kadar gula darah dan mencegah peningkatan kadar gula darah. Penelitian yang dilakukan oleh Masagus Mhd. Tibrani (MIPA, Univ. Brawijaya), menyebutkan bahwa ekstrak air Azadirachta indica memiliki pengaruh yang besar dalam penurunan kadar gula darah, membantu menaikan berat badan dan kadar insulin plasma.

Untuk pemesanan produk fitabets silakan klik tautan di bawah ini:

FITABETS

 

Beranda

Obat Penyakit Gula






 

Posting Komentar